Website Resmi MTS Negeri 2 Jombang

Kegelapan, Bisahkah Bermakna Positif?

Dengar kata “gelap”, maka bisa dipastikan yang muncul di pikiran adalah sesuatu yang negatif. Gelap hati, gelap mata, zaman kegelapan, dan sejenisnya semua berkonotasi jelek.

Bahkan sangat ingin tidak diharapkan. Secara kasat mata saja suatu yang gelap sangat tidak diharapkan. Contoh ruang gelap karena lampu mati, listrik padam mengakibatkan berhentinya aktifitas yang berkaitan dengan kegelapan.

Bahkan anak-anak akan merasa ketakutan kalau berada di situasi tempat yang gelap. Bukan hanya anak-anak sih, orang dewasa juga merasa tidak nyaman kalau tempat yang dihuni gelap.

Bagaimana kita bisa memaknai positif kegelapan? Ya mungkin sementara bisa bermakna positif di pikiran orang ketika takziah kita memakai baju gelap. Justru akan dinyinyir/disindir jika kita memakai baju yang sedikit menyolok saat takziah, semisal warna baju merah merona.

Memang sudah sepantasnya kata “gelap” bermakna negatif. JIka dimaknai positif itupun sangat terbatas pemakaiannya dan kata tersebut memang sudah takdirnya berada pada posisi kiri.

Tapi kenegatifan kata “gelap” tidak serta merta harus dihilangkan. Karena apa? Dunia ini harus ada lawannya. Adanya kata “terang” akibat adanya kata “gelap”. Jadi saling melengkapi dan saling bersinergi satu sama lain.

Itulah uniknya ciptaan Allah SWT. Dia Yang Maha Kuasa menentukan keunikan ciptaan-Nya. Mulai dari yang kasat mata hingga yang tak kasat mata semua berpasangan. Yang satu tidak bisa muncul jika yang lain tidak ada. Keberadaannya dianggap ada karena ada yang lain.

Laki perempuan, kecil dewasa, kaya miskin, pandai bodoh, dan seterusnya semua itu saling melengkapi dan tidak boleh saling menghina dan mengejek.

Justru berpasangannya ciptaan Allah SWT menunjukkan kepada kita bahwa kita harus belajar menghargai sesama. Belajar menahan emosi jiwa yang selalu serakah. Kesombongan yang ada harus diminimalisir bahkan harus dihilangkan. Kenapa? Karena semua yang ada di dunia pada dasarnya saling melengkapi. Tidak ada yang lebih dipentingkan dan diabaikan.

Karena itu makna gelap akan berarti positip jika kita bisa mengambil sisi positip bahwa munculnya terang akibat adanya gelap. Dan dikatakan gelap  karena tidak munculnya terang. Tinggal kita bisa mengambil posisi yang pas atau tidak dalam memaknai cipataan Allah SWT yang berpasangan.

Semoga kita paham akan Kuasa Allah SWT menciptakan makhluk yang berpasangan. Aaaamiiin

Salam Literasi,

Kang Ahsan (Guru MTsN 2 Jombang)

Tinggalkan komentar