Diterbitkan : Rabu, 28 Oktober 2026 - Kategori : Uncategorized
Peringati Hari Santri 2026, LKKNU dan LKNU Jombang Gelar Halaqoh Pencegahan Kekerasan Seksual di MTsN 2 Jombang
JOMBANG — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) dan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Jombang berkolaborasi dengan MTsN 2 Jombang menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Halaqoh Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Madrasah dan Pesantren”.
Kegiatan yang berlangsung di kompleks MTsN 2 Jombang Darul ‘Ulum ini menjadi langkah nyata dan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Dibuka Langsung oleh Ketua PCNU Jombang
Kegiatan halaqoh ini dibuka secara resmi oleh Ketua PCNU Jombang, KH. Fahmi Amrullah Hadziq. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga kesucian pesantren dan madrasah sebagai benteng moral bangsa. Edukasi mengenai pencegahan kekerasan seksual dipandang sangat krusial agar para santri dan siswa dapat terlindungi serta berani bersuara.
Acara ini mendapat antusiasme yang luar biasa. Ratusan siswa-siswi MTsN 2 Jombang memadati lokasi acara untuk menyimak materi dan berdiskusi secara interaktif mengenai langkah-langkah pencegahan serta mekanisme penanganan kasus kekerasan seksual di lingkungan sekolah dan pesantren.
Kolaborasi Strategis Demi Kemaslahatan Pelajar
Kolaborasi antara LKKNU, LKNU, dan MTsN 2 Jombang ini diharapkan tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi juga melahirkan sistem perlindungan siswa yang berkelanjutan. Melalui pemahaman yang komprehensif, para pelajar diharapkan mampu mengenali potensi bahaya, saling menjaga satu sama lain, serta menumbuhkan keberanian untuk bersikap jujur dan bertanggung jawab.
Dengan digelarnya halaqoh ini, momentum Hari Santri 2026 di Jombang semakin bermakna—menjadikan santri dan pelajar tidak hanya unggul secara akademis dan religius, tetapi juga terlindungi dalam lingkungan yang sehat dan aman.
Beri Komentar